Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

LAPORAN STUDI

Prosesi Keagamaan dari Candi Mendut ke Candi Borobudur : Studi Etnoarkeologi

HERAWATHI, Ni Wayan - Personal Name; Supriyono - Personal Name; Iwan Kurnianto - Personal Name;

Prosesi keagamaan dari Candi Mendut ke Candi Borobudur adalah untuk memperingati Waisak bagi umat Budha. Hari Suci Waisak juga dikenal sebagai hari Tri Suci Waisak karena pada hari itu umat Budha se-dunia memperingati ketiga peristiwa agung yang terjadi pada diri kehidupan Sang Budha Gautama lebih dari 2500 tahun yang lalu.

Prosesi keagamaan dari Candi Mendut ke Candi Borobudur menurut penulis didasari oleh konsep pemikiran bahwa Candi Mendut sebagai simbol tempat khotbah pertama bagi Sidharta Gautama. Perjalanan awal bagi pemberian ajaran Dharma oleh Sidharta Gautama memuja pada Budha yang sempurna (Candi Borobudur). Oleh karena Candi Pawon berada di antara Candi Mendut dan Candi Borobudur maka otomatis mereka beristirahat dahulu disitu dengan mengadakan pembersihan lahir dan bathin sebelum menuju Candi Borobudur. Pendapat ini didukung oleh corak bangunan dan gaya relief pada Candi Mendut yang menunjukkan gaya jauh sebelum abad VIII masehi. Jadi mungkin juga Candi Mendut dibangun jauh sebelum abad VIII Masehi. Sehingga pada abad ke VIII Masehi bangunan Candi Mendut tersebut menjadi bangunan yang baru lagi. Berdasarkan corak yang tidak jauh berbeda satu sama lain, maka diperkirakan candi ini berhubungan erat satu sama lain. Serta sama-sama terletak di atas tanah milik keluarga Dinasti Syailendra


Availability
LS0267LS 930.1 HER pPerpustakaan Balai Konservasi Borobudur (B)Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
LS 930.1 HER p
Publisher
Magelang : Balai Studi dan Konservasi Borobudur., 2002
Collation
44 hlm; 28 cm.
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
930.1
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Arkeologi
etnoarkeologi
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search