Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}

Deprecated: trim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/foux6592/public_html/library.borobudurpedia.id/template/default/biblio_list_template.php on line 64
cover
Prosesi Keagamaan dari Candi Mendut ke Candi Borobudur : Studi Etnoarkeologi
HERAWATHI, Ni WayanSupriyonoIwan Kurnianto

Prosesi keagamaan dari Candi Mendut ke Candi Borobudur adalah untuk memperingati Waisak bagi umat Budha. Hari Suci Waisak juga dikenal sebagai hari Tri Suci Waisak karena pada hari itu umat Budha s…

Edition
-
ISBN/ISSN
-
Collation
44 hlm; 28 cm.
Series Title
-
Call Number
LS 930.1 HER p
Availability1
Add to basket
View DetailCite

Search Result

Found 1 from your keywords: Author : "Supriyono"
Query took 0.00066 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
Photometry And Radiometry For Engineers
STIMSON, Allen
image
Hukum Tata Ruang dalam Konsep Kebijakan Otonomi Daerah
RIDWAN, Juniarso - Achmad Sodik
image
The Custom and Rite of Paying Homage to Teachers of Khon, Lakhon and Piphat
Dhanit Yupho
image
Laporan Dampak Perubahan Iklim Global terhadap Candi Borobudur : Kajian Data Stasiun Klimatologi
Arif Gunawan - KASIYATI, Wiwit - Basuki Rachmat
image
Forum Arkeologi Volume 29 Nomor 1 April 2016 : Lanskap pertambangan penambang tiongkok di Monterado Kalimantan Barat pendekatan arkeologi sejarah, Bukit siguntang peranannya dalam agama buddha pada masa kerajaan Sriwijaya, Transformasi ideologi hariti di Bali
Nyoman Rema - YOGI, Ida Bagus Putu Prajna - Retno Purwanti Nadeak
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search