Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}

Deprecated: trim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/foux6592/public_html/library.borobudurpedia.id/template/default/biblio_list_template.php on line 64
cover
Pemugaran Masjid Kuno Syuhada di Kandangan Kalimantan Selatan
RADIANSYAH

Mesjid ini telah berumur lebih kurang dari 75 tahun oleh sebab itu sebagian dari bangunan sudah mulai lapuk dimakan usia, mesjid ini jelas mengandung nilai sejarah yang harus dilindungi secukupnya …

Edition
-
ISBN/ISSN
-
Collation
4 hlm; 29 cm.
Series Title
-
Call Number
LS 726.2 RAD p
Availability1
Add to basket
View DetailCite

Search Result

Found 1 from your keywords: Author : RADIANSYAH
Query took 0.00043 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
Tropical Woods Properties and Utilizations
MULADI, Sipon - Zainul Arifin
image
Laporan internship manajemen warisan budaya konservasi fosil di padepokan keris brojobuwono desa wonosari kec.gondangrejo kab.karanganyar
Nurul Fadlilah
image
Peta Karawitan Bali Di Kabupaten Buleleng
SUKERTA, Pande Made
image
Entering the Dharmadhatu : A Study of the Gandavyuha reliefs of Borobudur
FONTEIN, Jan
image
Iklim Borobudur
SUDIBYO
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search