Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
cover
Postkoloniale Monumenten in Nederland : Post-colonial monuments in the nether…
OOSTINDIE, GertHenk Schulte NordholtFridus Steijlen

Edition
-
ISBN/ISSN
9789067183772
Collation
103 hlm.; 22.5 cm
Series Title
-
Call Number
725.9 OOS p c.1

Edition
-
ISBN/ISSN
9789067183772
Collation
103 hlm.; 22.5 cm
Series Title
-
Call Number
725.9 OOS p c.1
Availability1
Add to basket
View DetailCite

Search Result

Found 1 from your keywords: Author : Henk Schulte Nordholt
Query took 0.00047 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
The Maritime Silk Road Exhibition Organizing
IIJIMA, Soichi
image
Thai Images Of The Buddha
A.B. Griswold - Luang Boribal Buribhand
image
Pemugaran dan Pemeliharaan Benteng Marborough di Bengkulu
BASWAN, Suparman
image
Pengembangan Metode Konservasi Logam dengan Sistem Perlindungan Katodik
CAHYANDARU, Nahar - Yenny Supandi - Puji Santosa
image
Amerta jurnal penelitian dan pengembangan arkeologi Vol.28 2010 : pemberdayaan masyarakat di lingkungan situs arkeologi ; potensi situs arkeologi kawasan kerinci, Jambi : Ikon budaya Austronesia
Bambang Sulistyanto - AZIZ, Fadhila arifin
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search