Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
cover
Patanjala Vol.11 No.1 Maret 2019 : Dilema negara kolonial seksualitas dan mor…
Lia NuraliaAni RostiyatiYuzar PurnamaIrvan SetiawanIim ImadudinKunto SofiantoGani A. JaelaniAgus Nero SofyanMaman SutirmanDadang SugandaSarip Hidayatulloh

Edition
-
ISBN/ISSN
2085-9937
Collation
167 hlm.; 30 cm
Series Title
-
Call Number
959.805/PAT/Vol.11 No.1 Maret 2019

Edition
-
ISBN/ISSN
2085-9937
Collation
167 hlm.; 30 cm
Series Title
-
Call Number
959.805/PAT/Vol.11 No.1 Maret 2019
Availability1
Add to basket
View DetailCite

Search Result

Found 1 from your keywords: Author : Dadang Suganda
Query took 0.00046 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
Kurikulum dan rancang bangun program pembelajaran (RBPP) diklat fungsional pamong budaya (tingkat ahli)
Pusdiklat Pegawai Kemenbudpar
image
Suggested Unified Method Building Diagnosis For Determining The Origien Wall Moisture
ZADOR
image
Pemahaman Masyarakat Terhadap Daerah Rawan Ekologi di Kabupaten Sragen dan Bojonegoro
GALBA, Sindhu
image
Borobudur Sebuah Mandala?
TAUFIK, Muhammad - Ni Wayan Herawathi - Sugiyono
image
Lobu Tua Sejarah Awal Barus
GUILLOT, Claude - Daniel Perret
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search