Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
cover
A Guide To The Sulawesi Ethnologic Collection National Museum
Judy AchjadiWendy BrandowEliane ChambertAda HenneVictoria HirschMonique de MeuronCarol ShattuckJudith Shaw

Edition
Second Edition
ISBN/ISSN
-
Collation
x, 114 hlm; 22 cm
Series Title
-
Call Number
572 GUI a

Edition
Second Edition
ISBN/ISSN
-
Collation
x, 114 hlm; 22 cm
Series Title
-
Call Number
572 GUI a
Availability3
Add to basket
View DetailCite

Search Result

Found 1 from your keywords: Author : Carol Shattuck
Query took 0.00067 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
Mengenal dan Belajar Aksara Ulu
Wahyu Rizky Andhifani
image
Tokoh sejarah dan budaya
Jumhari
image
Hubungan Antara Metode Karyawisata dan Minat Belajar Sejarah Pokok Bahasan Peninggalan Sejarah pada Siswa Kelas I cawu II MA Ma'arif Borobudur Tahun Pelajaran 2001/2002
SUTANTI, Endah
image
Verifikasi metode uji penentuan timbal terlarut pada sampel air filter layer candi Borobudur dengan spektrofotometer serapan atom
Boniyem
image
Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2021 Tentang Pedoman Penyusunan Kebutuhan Jabatan Fungsional Pengembang Kurikulum
Kemendikbudristek
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search