Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
cover
Stupika Borobudur Teknologi Pembuatan dan Fungsinya
BASUKI, Hariawan Winantu

Dalam kesempatan ini stupika yang dijadikan obyek penelitian adalah stupika-stupika yang berasal dari Borobudur. Pemilihan stupika yang berasal dari lokasi ini dilakukan dengan beberapa pertimbanga…

Edition
-
ISBN/ISSN
-
Collation
128 hlm; 29 cm.
Series Title
-
Call Number
SK 930.1 BAS s
Availability1
Add to basket
View DetailCite

Search Result

Found 1 from your keywords: Author : BASUKI, Hariawan Winantu
Query took 0.00067 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
Ceritera Jataka
BOECHARI
image
Manajemen Resiko
Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebu
image
Orang Gayo Dimasa Lalu
Ketut Wiradnyana
image
Berkala Arkeologi Vol. XXIX November 2009
UTOMO, Bambang Budi - NUGROHO, Widyanto Dwi - LELONO, T M Hari
image
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2014 tentang Buku Teks Pelajaran dan Buku Panduan Guru Kurikulum 2013 Kelompok Peminatan Pendidikan Menengah yang Memenuhi Syarat Kelayakan untuk Digunakan Dalam Pembelajaran
Kadril
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search