Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
cover
Studi Karakteristik Pertumbuhan Mikroorganisme terhadap Kelestarian Candi Bata
SWASTIKAWATI, AriAl.SantosoSiyanto

Pelapukan dapat disebabkan oleh proses biologis karena adanya pertumbuhan organisme pada permuakan bata. Organisme perusak bata tersebut antara lain moss (lumut) dan algae (ganggang), lichen, fungi…

Edition
-
ISBN/ISSN
-
Collation
44 hlm; 28 cm.
Series Title
-
Call Number
LS 576 SWA s
Availability1
Add to basket
View DetailCite

Search Result

Found 1 from your keywords: Subject : "Mikroorganisme"
Query took 0.00044 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
MUSEOGRAFIKA Majalah tentang Permusiuman Vol. II No. 2 Oktober 2008
TANUDIRJO, Daud Aris - Noerhadi Magetsari
image
Tanaman langka Indonesia di KP4 UGM
Cahyono Agus - Dwi T. Adriyanti - Atus Syahbudin - Achmad Fauzan Basori
image
Tumbuhan Berguna Indonesia IV
HEYNE, K.
image
Laporan Pengumpulan Data Konservasi 32 (S K A IV Periode 9 28 Januri 1984)
Samidi - Bambang Srigati
image
Laporan Kajian Konservasi Situs Liyangan Jawa Tengah
CAHYANDARU, Nahar - Achmat Chabib Santoso - Fr. Dian Ekarini - Hari Setyawan - Marsis Sutopo - Ari Kristiyanto
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search