Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}

JENIS FLORA DI CANDI BOROBUDUR


RELIEF JENIS FLORA DI CANDI BOROBUDUR

Candi Borobudur tidak hanya berfokus pada sejarah, pariwisata dan candinya saja, tetapi perlu adanya pengembangan wisata edukasi tentang relief-relief yang ada di Candi Borobudur. Cerita relief yang terpahat di Candi Borobudur merupakan gambaran lingkungan alam dan sosial budaya Masyarakat Jawa Kuna pada saat itu. Di dalam relief tersebut banyak digambarkan tokoh-tokoh atau figure-figur yang berhubungan dengan berbagai jenis flora maupun fauna. Ada banyak data relief flora yang ditemukan pada relief Candi Borobudur, diantaranya yaitu :

  1. Tanaman Pangan berupa tanaman padi. Pada relief digambarakan dengan kesibukan para Wanita mengikat bulir-bulir padi, dan tampak lelaki sedang memikul untingan padi. Dari situasi ini bis akita simpulkan bahwa mereka sedang memanen hasil padi disawah. Ini ditemukan pada relief Jataka/Avadana.
  2. Tanaman kering berupa Pohon Bodhi, Seroja, Talas, Siwalan, Nangka, Sukun, Pulai, Tanjung, Tebu, Pinang, Pisang, Mangga, Durian, Asam Jawa, Manggis, pohon Aren dan pohon Kelapa,. Gambar ini diketemukan pada relief Karmawhibangga dan Jataka/Avadana
  3. Tanaman Obat, misalnya pohon kecubung, pohon kamboja, pohon kembang kayu yang terdapat pada relief Karmawhibangga yang menggambarkan seseorang sedang mengobati orang sakit.

 

Pingin tau lebih detail tentang relief-relief diatas?

So……kunjungi Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur, komplit dech informasi yang kalian mau….

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search