Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pengelolaan Konfliks Pendirian Menara BTS (Base Transceiver Station) di Kawasan Borobudur

THESIS

Pengelolaan Konfliks Pendirian Menara BTS (Base Transceiver Station) di Kawasan Borobudur

SWASTIKAWATI, Ari - Personal Name;

Hasil penelitian menunjukkan bahwa isu utama konflik pendirian menara BTS di Kawasan candi Borobudur adalah perbedaan kepentingan antara pelestarian dan pemanfaatan ruang Kawasan Borobudur. Ada beberapa pihak yang menjadi aktor utama dalam konflik, termasuk dua departemen utama yaitu Departemen Kebudayaan dan Pariwisata dan Departemen Komunikasi dan Informatika. Akar permasalahannya antara lain adalah (1) peraturan pengelolaan kawasan Candi Borobudur baik UU BCb, KEPPRES No.1 tahun 1992 dan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informasi yang belum sesuai dan berkesesuaian satu dengan lainnya., (2) kurangnya koordinasi antar instansi terkait, dan (3) rendhanya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kelestarian kawasan di sekitar Candi Borobudur sebagai world culture heritage


Availability
TS0011TS 725.9 SWA pPerpustakaan Balai Konservasi Borobudur (A1.3/TS)Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
TS 725.9 SWA p
Publisher
YOGYAKARTA : Universitas Gadjah Mada., 2010
Collation
126 hlm; 29 cm.
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
725.9
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
MENARA
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search