Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

LAPORAN STUDI

Laporan Monitoring Dampak Lingkungan : Monitoring Dampak Lingkungan Di Zona Candi Borobudur

SWASTIKAWATI, Ari - Personal Name;

Data curah hujan sepanjang enam tahun terakhir, menunjukkan adanya pergeseran puncak musim hujan dalam sikulus 2 tahunan. Tahun 2002 dan 2003 puncak musim hujan terjadi pada bulan Februari, tahun 2004 dan 2005 terjadi pada bulan Desember, sedangkan tahun 2006 terjadi pada bulan Januari. Tahun 2007 curah hujan tertinggi terjadi pada bulan Desember. Musum kemarau terpanjang terjadi pada tahun 2006 dari bulan Juni November. Akan tetapi perubahan tersebut belum dapat dikatakan telah terjadi perubahan iklim mikro secara gobal di sekitar Candi Borobudur, karena berdasarkan data kelembapan dan temperatur udara tidak menunjukkan adanya perubahan yang berarti. Data kondisi iklim mikro tersebut dapat dijadikan pathokan dalam menentukan tindakan konservasi di tahun 2008


Availability
LS0477LS 930.1 SWA lPerpustakaan Balai Konservasi Borobudur (B)Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
LS 930.1 SWA l
Publisher
Magelang : BALAI KONSERVASI PENINGGALAN BOROBUDUR., 2007
Collation
viii, 41 hlm; 29 cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
930.1
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Arkeologi
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search