SKRIPSI
Collaborative governance dalam pengelolaan candi Borobudur tahun 2022
Kolaborasi dalam pemerintahan disebut dengan Collaborative governance. Collaborative governance melibatkan berbagai stakeholders, seperti pemerintah, swasta dan masyarakat. Tujuan dari Collaborative governance adalah untuk tercapainya satu tujuan bersama yang tidak bisa dikerjakan hanya oleh salah satu stakeholder. Salah satu penerapan Collaborative governance ialah pengelolaan Candi Borobudur. Tujuan dari penelitian ini adalah menguraikan kolaborasi pengelolaan Kawasan Candi Borobudur oleh pengelola Candi Borobudur dan menganalisis peranan aktor Collaborative governance dalam pengelolaan Candi Borobudur menggunakan model Collaborative governance Emerson, Nabatchi dan Balogh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masih terdapat indikator yang belum berjalan dengan baik. Indikator tersebut ialah indikator dinamika kolaborasi pada parameter kapasitas melakukan tindakan bersama, indikator tindakan bersama pada parameter penilaian dan dampak sementara dan indikator dampak dan adaptasi secara keseluruhan.
| SK0113 | SK 930.1 SAD e | Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur | Available |
No other version available