Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Jurnal Ilmu Kehutanan Volume 13 No.2 Juli - September 2019 : Small scaleecology and society forest-culture of papua nutmeg, Lessons learned from social forestry policy in java forest shaping the way forward for new forest status in ex-perhutani forest area, Status ergonomi pekerja sektor kehutanan di Indonesia kelelahan fisik-mental-sosial kepuasan kerja konsep sumber bahaya dan konsep biaya kecelakaan, Pengaruh sumber benih dan famili terhadap pertumbuhan bibit mahoni daun lebar (swietenia macrophylla king) umur tujuh bulan, Keanekaragaman jenis semut pada tingkat perkembangan lahan yang berbeda pendekatan fase agroforestri, Pengaruh ukuran serbuk dan penambahan tempurung kelapa terhadap kualitas pelet kayu sengon, Dinamika suksesi vegetasi pada areal pasca perladangan berpindah di kalimantan tengah, Ekofisiologi dan peluang pengembangan durian (durio zibethinus) dengan sistem agroforestri di lereng selatan gunung merapi Indonesia, Fire regime in a peatland restoration concession lesson from central kalimantan, Potensi perhutanan sosial dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam restorasi gambut

JURNAL PENELITIAN

Jurnal Ilmu Kehutanan Volume 13 No.2 Juli - September 2019 : Small scaleecology and society forest-culture of papua nutmeg, Lessons learned from social forestry policy in java forest shaping the way forward for new forest status in ex-perhutani forest area, Status ergonomi pekerja sektor kehutanan di Indonesia kelelahan fisik-mental-sosial kepuasan kerja konsep sumber bahaya dan konsep biaya kecelakaan, Pengaruh sumber benih dan famili terhadap pertumbuhan bibit mahoni daun lebar (swietenia macrophylla king) umur tujuh bulan, Keanekaragaman jenis semut pada tingkat perkembangan lahan yang berbeda pendekatan fase agroforestri, Pengaruh ukuran serbuk dan penambahan tempurung kelapa terhadap kualitas pelet kayu sengon, Dinamika suksesi vegetasi pada areal pasca perladangan berpindah di kalimantan tengah, Ekofisiologi dan peluang pengembangan durian (durio zibethinus) dengan sistem agroforestri di lereng selatan gunung merapi Indonesia, Fire regime in a peatland restoration concession lesson from central kalimantan, Potensi perhutanan sosial dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam restorasi gambut

Antoni Ungirwalu - Personal Name; Suwito Setyo Budi - Personal Name; SM. Widyastuti - Personal Name; Budiadi - Personal Name; Ananto Triyogo - Personal Name; Liliana Baskorowati - Personal Name; Mudji Susanto - Personal Name; Mashudi - Personal Name; Efi Yuliati Yovi - Personal Name; Andita Aulia Pratama - Personal Name; Priyono Suryanto - Personal Name; Ahmad Maryudi - Personal Name; San Afri Awang - Personal Name; Selly Varanita - Personal Name;

Description Not Available


Availability
JP00989050 JUR Vol.13 Juli-Sept 2019Perpustakaan Balai Konservasi BorobudurAvailable
Detail Information
Series Title
-
Call Number
050 JUR Vol.13 Juli-Sept 2019
Publisher
YOGYAKARTA : Fakultas Kehutanan UGM., 2019
Collation
114 - 236 hlm.; 28
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
0126-4451
Classification
050 JUR Vol.13 Juli-Sept 2019
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
-
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
Antoni Ungirwalu
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search