Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

JURNAL PENELITIAN

Forum Arkeologi Volume 31 Nomor 2 Oktober 2018 : Jejak permukiman pada bekas kawah doro bente sebuah perspektif geoarkeologi kawasan Tambora, GLM LVI Tinjauan osteoarkeologis atas sebuah rangka dari Gilimanuk, Sebaran bangunan pillbox sebagai strategi pertahanan Jepang di teluk ambon, Kritik teks prasasti sastra, Situs-situs megalitik di desa padangratu kabupaten oku selatan (gambaran adaptasi lingkungan)

HARIBUANA, I Putu Yuda - Personal Name; J. Suseto Edy Yuwono - Personal Name; Ashwin Prayudi - Personal Name; Rusyad Adi Suriyanto - Personal Name; Muhammad Al Mujabuddawat - Personal Name; Wuri Handoko - Personal Name; Hedwi Prihatmoko - Personal Name; Luh Suwita Utami - Personal Name; Sondang Martini Siregar - Personal Name;

Description Not Available


Availability
JP00929930.105 FOR Vol.31 Nomor 2 Oktober 2018Perpustakaan Balai Konservasi BorobudurAvailable
Detail Information
Series Title
-
Call Number
930.105 FOR Vol.31 Nomor 2 Oktober 2018
Publisher
Bali : BALAI ARKEOLOGI YOGYAKARTA., 2018
Collation
x, 93-158 hlm.; 29 cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
0854-3232
Classification
930.105 FOR Vol.31 Nomor 2 Oktober 2018
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
-
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
HARIBUANA, I Putu Yuda
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search