Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Laporan Studi Pengaruh Pola Susun Batu Terhadap Kestabilan Struktur Candi

LAPORAN STUDI

Laporan Studi Pengaruh Pola Susun Batu Terhadap Kestabilan Struktur Candi

Brahmantara - Personal Name; Slamet - Personal Name; Ajar Priyanto - Personal Name;

Bangunan candi yang merupakan peninggalan cagar budaya yang di dalamnya terkandung berbagai aspek ilmu pengetahuan. Salah satu ilmu pengetahuan yang terkandung di dalam bangunan candi adalah ilmu konstruksi bangunan yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan.

Seiring dengan berjalannya waktu, keberadaan candi terancam punah akibat berbagai macam fenomena alam yang terjadi, salah satu fenomena alam tersebut adalah gempa bumi.

Studi Pengaruh Pola Susun Batu disusun untuk meneliti pengaruh dari fenomena alam tersebut kestabilan strukturnya. Analisa terhadap bentuk sambungan dan pola susun batu dilakukan dengan metode Statik ekuivalen dan Analisa simplifikasi.

dari analisa bentuk sambungan batunya diketahui bahwa bentuk sambungan pada candi Borobudur secara konstruksional merupakan penyempurnaan dari bentuk yang ada pada candi Prambanan, hal ini dapat ditinjau dari jenis yang paling dominan. Sekalipun dinding candi Borobudur yang sekagus merupakan dinding penahan tanah (retaining wall) yang secara konstruksional menerima gaya horisontal lebih besar dari dinding candi pada umumnya namun ukuran takikannya lebih tipis (dangkal)

Dengan metode statik ekuivalen dilakukan percobaan laboratorium untuk menentukan pergeseran batu dalam satuan milimeter tiap lapis pada sampel susun batu yang dibuat. Perletakan beban dipakai pada kondisi tanpa beban, 100 kg dan 200 kg. Dari percobaan tersebut dihasilkan grafik bahwa pergeseran batu cenderung teratur dan stabil pada kondisi beban maksimal (200) kg.

Dari percobaan dengan metode statik ekuivalen tersebut, dikorelasikan dengan perhitungan gaya akibat gempa sesuai kondisi di lapangan. Dengan analisa simplifikasi pada sampel langkan lorong 1 bidang c dapat disimpulkan bahwa antara lapis batu 1,2 dan lapis 3 tidak mengalami pelampauan beban dan masuk dalam angka aman sehingga diketahui bahwa pada sampel langkan lorong 1 bidang c candi Borobudur tersebut, struktur dan pola susun batunya aman dan stabil dalam menerima beban geser akibat gaya gempa, sedangkan untuk percepatan gempa di candi Borobudur sebesar 1,472 m/dt


Availability
LS0236LS 930.1 BRA lPerpustakaan Balai Konservasi Borobudur (B)Available
LS0237LS 930.1 BRA lPerpustakaan Balai Konservasi Borobudur (B)Available
LS0525LS 930.1 BRA lPerpustakaan Balai Konservasi Borobudur (B)Available
LS0654LS 930.1 BRA lPerpustakaan Balai Konservasi BorobudurAvailable
Detail Information
Series Title
-
Call Number
LS 930.1 BRA l
Publisher
Magelang : BALAI KONSERVASI PENINGGALAN BOROBUDUR., 2007
Collation
48 hlm; 29 cm.
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
930.1
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Arkeologi
Kestabilan Struktur
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search