Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

JURNAL PENELITIAN

Siddhayatara Volume 21 (1) Mei 2016 : Beberapa hasil awal penelitian arkeologi di kawasan kars bukit bulan sarolangun, Penyelamatan arca-arca megalitik situs padangperigi kabupaten lahat, Soaial-ekonomi masyarakat pendukung seni cadas leang sumpang bita kabupaten pangkajene kepulauan, Islamisasi bangka tinjauan arkeo-filologi, Efek erupsi super toba 73 ribu tahun yang lalu terhadap lingkungan berdasarkan bukti tepra (sumber dari terbitan jurnal internasional)

Mohammad Ruly Fauzi - Personal Name; Agus Sudaryadi - Personal Name; Yosua Adrian Pasaribu - Personal Name; Retno purwanti - Personal Name; Harry Octavianus Sofian - Personal Name;

Description Not Available


Availability
JP00174930.105 JUR Vol.21 Mei 2016Perpustakaan Balai Konservasi BorobudurAvailable
Detail Information
Series Title
-
Call Number
930.105 JUR Vol.21 Mei 2016
Publisher
Palembang : Balai Arkeologi Sumatera Selatan., 2016
Collation
vii, 68 hlm; 29 cm
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
0853-9030
Classification
930.105 JUR Vol.21 Mei 2016
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
-
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search