Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Kombinasi Data Laser Scanning dan Fotogrametri Digital untuk Pemodelan Tiga Dimensi Candi Borobudur

THESIS

Kombinasi Data Laser Scanning dan Fotogrametri Digital untuk Pemodelan Tiga Dimensi Candi Borobudur

ANDARU, Ruli - Personal Name;

Pembuatan model 3D sangat diperlukan dalam bidang arkeologi guna perekaman, dokumentasi dan keperluan rekonstruksi dalam kerangka perlindungan dan pemeliharaan cagar budaya. Pembuatan model 3D bisa dilakukan dengan 3 metode yaitu image and range modelling, range based modelling dan combination of image and range based modelling. Balai Konservasi Peninggalan Borobudur (BKPB) telah menerapkan metode image based modelling dan range based modelling dalam melakukan perekaman obyek candi. Metode image based modelling memiliki keterbatasan pada aspek radiometrik. Metode combination of image and range based modelling dikembangkan untuk mengatasi permasalahan tersebut.

Pada penelitian ini dilakukan kajian terhadap ketiga metode tersebut. Kajian difokuskan pada segi biaya, kualitas data, kualitas geometri, teknis pemodelan, efektivitas dan efisiensi pengambilan dan pengolahan data dalam pemodelan objek 3D. Pengukuran dilakukan dengan cara scanning menggunakan Terrestrial Laser Scanner Optech ILRIS 3D secara multi station dengan 8 titik stasiun perekaman. Adapun pemotretan dilakukan dengan menggunakan Canon EOS 1000D dan diproses secara fotogrametri. Uji akurasi posisi model 3D candi dilakukan menggunakan 46 titik cek yang diukur posisinya secara teliti menggunakan reflectorless Total Station. Adapun uji geometri hasil pemodelan dilakukan secara empirik dengan membandingkan hasil pengukuran geometri obyek candi pada model dibandingkan dengan hasil pengukuran langsung pada obyek candi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa model #D metode combination of image and range based modelling memiliki tingkat akurasi tinggi secara signifikan meningkatkan aspek radiometrik. Berdasarkan hasil uji ketelitian posisi dengan data ukuran reflectorless Total Station sebagai data referensi diperoleh RMS untuk arah x,y dan z kurang dari 2 cm, sedangkan uji ketelitian jarak diperoleh RMS kurang dari 2,5 cm. Tidak ada perbedaan geometrik secara signifikan akibat proses kombinasi, dan dari kajian terhadap dua metode lainnya, metode combination of image and range based modelling memberikan hasil visul yang lebih baik serta efisien dalam melakukan pendataan digital 3D candi Borobudur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode combination of image and range based modelling dalam menampilkan keaslian bentuk, kedetilan obyek dan tekstur/warna lebih baik dibandingkan dengan kedua metode sebelumya, oleh karena itu untuk membantu tugas pokok dan fungsi BKPB dalam kerangka pengelolaan dan perawatan candi metode ini sebaiknya diterapkan


Availability
TS0015TS 930.1 AND kPerpustakaan Balai Konservasi Borobudur (A1.3)Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
TS 930.1 AND k
Publisher
YOGYAKARTA : Universitas Gadjah Mada., 2010
Collation
xvii, ilus.113 hlm; 29 cm.
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
930.1
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Arkeologi
Fotogrametri
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search