Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Faktor Abiotis dan Peranannya Dalam Proses Degradasi Bahan Bangunan Kayu

LAPORAN STUDI

Faktor Abiotis dan Peranannya Dalam Proses Degradasi Bahan Bangunan Kayu

SADIRIN, Hr - Personal Name;

Secara khusus, tulisan ini hanya akan membicarakan benda organik yang terbuat dari kayu, terutama dalam bentuk bahan bangunan, baik secara parsial maupun dalam bentuk struktural yang lengkap. Pokok bahasan utama adalah proses degradasi bahan tersebut sebagai akibat dari pengaruh faktor lingkungan.

Mengingat kompleksnya faktor lingkungan yang berpengaruh, maka tulisan ini hanya akan dibatasi pada peranan faktor abiotis saja. Sedangkan faktor lainnya akan dibicarakan secara terpisah.


Availability
LS0143LS 674.3 SAD fPerpustakaan Balai Konservasi BorobudurAvailable
Detail Information
Series Title
-
Call Number
LS 674.3 SAD f
Publisher
JAKARTA : Proyek Penelitian, Penggalian dan Penulisan Sejarah., 1991
Collation
15 hlm; 27 cm.
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
674.3
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Pengawetan Kayu
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search