Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Pengawetan Kayu Secara Tradisional (Lanjutan)

LAPORAN STUDI

Pengawetan Kayu Secara Tradisional (Lanjutan)

Parwoto - Personal Name; Kukuh Ps. - Personal Name; Arif Gunawan - Personal Name;

Berdasarkan pengamatan selama 30 hari atas kemujaraban pengawet dari bahan alami yang memperhatikan cara ekstraksi dan konsentrasi bahan pengawet, beberapa butir kesimpulan yang dapat ditarik meliputi:
1. Bahan pengawet alami memiliki daya bunuh terhadap rayap kayu kering.
2. Bahan pengawet tembakau (T) memilki daya bunuh yang tertinggi terhadap rayap kayu kering bila dibandingkan dengan cengkeh (C) dan pelepah pisang (P), meskipun tidak berpengaruh secara nyata daya bunuh itu semakin berkurang bila tembakau (T) itu dicampur dengan cengkeh (T+C), dengan pelepah pisang (T+P) dan dengan cengkeh + pelepah pisang (T+C+P)
3. Bahan pengawet yang merupakan campuran antara 2 dan 3 bahan alami yaitu T, C dan P memilki daya bunuh yang lebih efektif terhadap rayap kayu kering daripada bahan pengawet yang tunggal yaitu C atau P.
4. Metode ekstrasi bahan pengawet tidak berpengaruh secara nyata terhadap efektivitas pegawetan. Ekstrasi dengan air dingin tidak berbeda efektivitas pengawetannya dibandingkan dengan eksatrasi dengan air panas.


Availability
LS0141LS 674.3 PAR pPerpustakaan Balai Konservasi BorobudurAvailable
LS0142LS 674.3 PAR pPerpustakaan Balai Konservasi BorobudurAvailable
Detail Information
Series Title
-
Call Number
LS 674.3 PAR p
Publisher
Magelang : BALAI KONSERVASI PENINGGALAN BOROBUDUR., 2005
Collation
26 hlm; 28 cm.
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
674.3
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Pengawetan Kayu
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search