Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Konservasi Koleksi Perunggu

LAPORAN STUDI

Konservasi Koleksi Perunggu

RAZAK, Muhammadin - Personal Name;

Dalam konservasi koleksi perunggu dan kuningan, hal yang perlu diperhatikan, bahwa "patina" harus tidak boleh rusak baik karena mekanis (misalnya tergores) maupun oleh pengaruh bahan kimia pada saat pelaksanaan konservasi. Patina ini merupakan lapisan tipis dan merata yang terbentuk secara alamiah pada permukaan perunggu dan kuningan. Patina ini dapat melindungi permukaan logam dari kerusakan oleh pengaruh lingkungan, karena sifatnya yang stabil.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka sebelum mengadakan konservasi perlu diketahui bahan-bahan penyusun koleksi, jenis korosi yang menyerang, serta langkah-langkah yang perlu diambil dalam melakukan konservasi. Untuk itu dalam tulisan ini akan diuraikan secara terperinci faktor-faktor penyebab kerusakan koleksi perunggu, proses terjadinya korosi, macam-macam korosi pada perunggu, analisis karat serta beberapa macam cara konservasi koleksi perunggu


Availability
LS0132LS 669.3 RAZ kPerpustakaan Balai Konservasi BorobudurAvailable
Detail Information
Series Title
-
Call Number
LS 669.3 RAZ k
Publisher
JAKARTA : Dep.Dikbud Direktorat Jenderal Kebudayaan., 1983
Collation
38 hlm; 21 cm.
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
669.3
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Perunggu
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search