Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Studi Kebocoran Candi Mendut dan Konsep Penanggulangan

LAPORAN STUDI

Studi Kebocoran Candi Mendut dan Konsep Penanggulangan

Suhardi - Personal Name; Budjono - Personal Name; Sulihanto - Personal Name; Suyanto - Personal Name;

Kebocoran Candi mendut bersumber dari lantai I, II dan III yang kondisinya yaitu celah-celah batu lantai atap I dan II yang relatif lebar dan spesi tras yang permeabel (tembus air), mengakibatkan air mudah merembes ke bawah, membuat kantong-kantong air kemudian masuk ke ruang dalam. Retakan-retakan dan lapisan tras yang permeabel pada atap III, mengakibatkan air mudah merembes ke bawah.

Lantai atap I, II, dan III cenderung miring ke barat sehingga limpasan air hujan mengalir ke arah barat.

Dampak adanya kebocoran memacu proses pelapukan batu secara kimiawi, fisis, dan fisis-khemis yang sudah sampai pada tahap yang serius, sehingga perlu segera ditangani


Availability
LS0118LS 627.5 STU sPerpustakaan Balai Konservasi BorobudurAvailable
LS0119LS 627.5 STU sPerpustakaan Balai Konservasi BorobudurAvailable
Detail Information
Series Title
-
Call Number
LS 627.5 STU s
Publisher
Magelang : Balai Studi dan Konservasi Borobudur., 2002
Collation
17 hlm; 28 cm.
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
627.5
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Irigasi
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search