Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Studi Masalah Air Tanah pada Candi Borobudur (Studi Air Permukaan dan Air Tanah - Tahap III)

LAPORAN STUDI

Studi Masalah Air Tanah pada Candi Borobudur (Studi Air Permukaan dan Air Tanah - Tahap III)

SOESILO, Hendy - Personal Name; Budjono - Personal Name; Suyono - Personal Name;

Berdasarkan pengukuran dengan alat watermeter yang dipasang di lokais 2Uc, 4Uh, 7Tc, 9Th, 12Sc, 14 Sh, 17Bc, 19Bh, maka pada bulan November 2002 didapatkan rata-rata prosentase air hujan yang jatuh di tubuh candi adalah 100% sedang yang melimpas di permukaan adalah 6,28% serta yang menguap 35,9% dan yang tersimpan atau masuk ke dalam batu dan kemungkinan ke dalam tanah adalah 51,08%

Arah erosi halaman pada sisi selatan Candi Borobudur umumnya berarah N 180 derajat E/7 derajat dengan volume erosi sebanyak 6,2 m. Sedang sisi Timur mempunyai arah umum erosi N 84 derajat/7 derjat sebanyak 3,1 m. Pada sisi Utara mempunyai arah umum erosi N 56 derajat/6 derajat jumlah erosi sebanyak 7,2 m. pada sisi Barat arah umum erosi adalah 175 derajat/7 derajat sebanyak 2,9 m.


Availability
LS0076LS 553.7 SOE sPerpustakaan Balai Konservasi BorobudurAvailable
Detail Information
Series Title
-
Call Number
LS 553.7 SOE s
Publisher
Magelang : Balai Studi dan Konservasi Borobudur., 2003
Collation
19 hlm; 28 cm.
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
553.7
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Air
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search