Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

LAPORAN STUDI

Tanggapan dan Peran Serta Masyarakat Terhadap Upaya Pemeliharaan Benda Cagar Budaya

WIGUNA, I Gusti Ngurah Tara - Personal Name;

Tanggapan dan respon dari berbagai lapisan masyarakat Bali terhadap upaya pemeliharaan benda Cagar Budaya sangat positif. Karena pada dasarnya eksistensi benda cagar budaya tersebuut tidak dapat dilepaskan dengan aktivitas sosial religius masyarakat.

Peran serta masyarakat dalam upaya pemeliharaan yang menyangkut perawatan dan pemugaran cukup aktif, karena dengan adanya benda cagar budaya di lingkungannya, merupakan kebanggaan tersendiri bagi kehidupan masyarakat.


Availability
LS0003LS 307 WIG tPerpustakaan Balai Konservasi BorobudurAvailable
Detail Information
Series Title
-
Call Number
LS 307 WIG t
Publisher
SEMARANG : ., 1996
Collation
11 hlm; 28 cm.
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
307
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
Masyarakat
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search