Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}

No Result


Please try again

Search Result

Found 0 from your keywords: Author : Simon Abdi K. Frank
Query took 0.00048 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
Kraton Yogyakarta Sejarah, Nasionalisme, & Teladan Perjuangan
DWIYANTO, Djoko
image
Sangiran Menjawab Dunia
WIDIANTO, Harry - Truman Simanjuntak
image
Perbandingan metode analisis silika dalam batuan andesit dengan metode gravimetri dan x-ray fluoresence (xrf) di balai konservasi borobudur
ARIFAH, Nurul
image
Berkala Arkeologi Vol. 38 No.1 Mei 2018 : Sapatha dalam relasi kuasa dan pendisiplinan pada masyarakat Bali Kuno abad IX - XIV, Kesultanan Tidore bukti arkeologi sebagai pusat kekuasaan islam dan pengaruhnya di wilayah Periferi, Perkembangan morfologi kota Gorontalo dari masa tradisional hingga kolonial, Proses pembentukan data arkeologi bawah air kapal liberty di Tulamben, Model desa warisan budaya pendekatan baru dalam konservasi warisan budaya
IGN Tara Wiguna - Henki Riko Pratama - Wuri Handoko - I Ketut Setiawan - Irfanuddin Wahid Marzuki - Syahruddin Mansyur - I Wayan Ardika - I Wayan Srijaya - Intan Maulida Al Barroh
image
Data Iklim di Indonesia
Pusat Meteorologi dan Geofisika
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search