Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
cover
Seba dalam Masyarakat Baduy di Banten
Nandang Rusnandar et all

Edition
-
ISBN/ISSN
978-602-995-4456
Collation
iii, 290 hlm; 21 cm
Series Title
-
Call Number
148 SEB s c.1

Edition
-
ISBN/ISSN
978-602-995-4456
Collation
iii, 290 hlm; 21 cm
Series Title
-
Call Number
148 SEB s c.1
Availability1
Add to basket
View DetailCite

Search Result

Found 1 from your keywords: Author : "Nandang Rusnandar et all"
Query took 0.00072 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
Laporan observasi kerusakan benda cagar budaya di Jawa Tengah pascagempa 27 Mei 2006
image
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 4 tahun 2016 tentang alih fungsi sanggar kegiatan belajar menjadi satuan pendidikan nonformal sejenis
Kemdikbud
image
Lapisan tanah dan lingkungan purba sangiran
Wulandari - IWAN SB - NUGRAHA, Suwita
image
English Grammar Tata Bahasa Inggris Lengkap
SUPONO, Idi
image
Korakora Edisi II Tahun 2015 : Pembersihan peradaban di timur tengah dan pelajaran untuk Indonesia, Reinveting museum rempah-rempah : upaya menafsir ulang kronik masa lalu di masa kini, Sasadu dalam masyarakat sahu, Potensi situs cagar budaya bawah air di perairan saramaake Halmahera Timur, Penggambaran teknis benteng kolonial di kota ternate, Konservasi benteng nassau suatu upaya pelestarian, Karakteristik
Ari Swastikawati - SUROTO, Hari - Ujon Sujana - Fahri - Fika Nuriavi - Rinto Taib - M. Ruslan Dasim - Irwansyah - Iwaulini
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search