Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
cover
Perencanaan Konservasi Percandian Di Kawasan padang Lawas Kabupaten Padang La…
Iskandar Mulia Siregar et all

Candi Bahal I, Bahal II, Baha III, dan Sipamutung telah dipugar dan arsitektur candi masih berdiri dengan cukup stabil. Secara umum tidak terdapat kerusakan struktur pada keempat candi tersebut. Ke…

Edition
-
ISBN/ISSN
-
Collation
iv, 46 hlm; 29 cm
Series Title
-
Call Number
LS 930.1 PER p
Availability3
Add to basket
View DetailCite

Search Result

Found 1 from your keywords: Author : "Iskandar Mulia Siregar et all"
Query took 0.00081 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
Cerita Bergambar Relief Jataka Candi Borobudur
Brahmantara - Yudi Suhartono - Bambang Kasatriyanto
image
Petualangan Toala : Menjelajahi fauna purba di Kampung Bontocani, Kabupaten Bone 3
FAKHRI - Ratno Sardi M.
image
Methods For Determining The Relationship Between Suction and Moisture Content In Porous Stones and Their Pore-Size Distribution
CASTRO, Elda De
image
The memory of 2015 Nepal earthquake : Experience of local residents utilizing traditional resources in UNESCO World Heritage Site
Lata Shakya
image
Gamelan : Interaksi Budaya dan Perkembangan Musikal di Jawa
SUMARSAM
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search