Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur

  • Home
  • Information
  • News
  • Help
  • Librarian
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}

Deprecated: trim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/foux6592/public_html/library.borobudurpedia.id/template/default/biblio_list_template.php on line 64
cover
Kajian Konservasi Kayu dengan Bahan Tradisional
Leliek Agung HaldokoWinda Diah Puspita RiniDwi WahyantoArif Gunawan

Cagar budaya di Indonesia tersusun atas berbagai jenis material, antara lain kayu. Faktor yang berpengaruh terhadap kerusakan kayu diantaranya adalah serangan rayap dan jamur. Penggunaan bahan kimi…

Edition
-
ISBN/ISSN
-
Collation
viii, 27 hlm; 30 cm
Series Title
-
Call Number
LS 674.3 KAJ k
Availability2
Add to basket
View DetailCite

Search Result

Found 1 from your keywords: Author : "Dwi Wahyanto"
Query took 0.00044 second(s) to complete
XML ResultJSON Result

Suggestion
image
Presidents of the republic of Indonesia 1945-2014
ABDULLAH, Taufik
image
Penyuluhan Bidang Sejarah
SOELISTIJANTO
image
Pedoman penyusunan laporan keuangan kementerian pendidikan dan kebudayaan
Biro Keuangan-Setjen Kemendikbud
image
Historisitas cagar budaya di kepulauan Riau
Ahmad Kusasi
image
Arca Penjaga Candi-Candi Periode Jawa Tengah
Iwan Kurnianto - KASIYATI, Wiwit - Dahroni
Perpustakaan Balai Konservasi Borobudur
  • Information
  • Services
  • Librarian Login
  • Member Area

About Us

Pada awalnya Balai Konservasi Borobudur bernama Balai Studi dan Konservasi Borobudur yang berdiri tahun 1991. Pada tahun 2006 berubah nama menjadi Balai Konservasi Peninggalan Borobudur berdasarkan Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Nomor: PM.40/OT.001/MKP-2006 tanggal 7 September 2006.

Balai Studi dan Konservasi Borobudur dan Balai Konservasi Peninggalan Borobudur merupakan lembaga khusus yang menangani Candi Borobudur yang telah selesai dipugar memerlukan perawatan, pengamatan dan penelitian berkelanjutan.

Pada tahun 2012, lembaga ini kembali berubah nama menjadi Balai Konservasi Borobudur dan berfungsi sebagai pusat konservasi dan pemugaran cagar budaya seluruh Indonesia di samping menangani Warisan Dunia (World Heritage) Candi Borobudur.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject

Keep SLiMS Alive Want to Contribute?

© 2026 — Senayan Developer Community

Powered by SLiMS. . .
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search